Kandungan Daun Sukun dapat dimanfaatkan sebagai obat

Sukun mudah tumbuh pada berbagai kondisi tanah tanpa banyak memerlukan perawatan. Tanaman mulai berbuah sekitar umur 3-5 tahun. Semua bagian tanamannya mengandung getah bewarna putih susu. Di beberapa tempat dibudidayakan untuk diambil buahnya. Buahnya menjadi sumber karbohidrat terutama di daerah Asia. Buahnya dapat dimakan dengan mengolahnya terlebih dahulu seperti dikukus, direbus, digoreng atau di masa dengan bahan lainnya. Rasanya tawar sehingga perlu sedikit perisa agar lebih enak dikonsumsi. Daunnya dapat digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi dan hiperglikemik.

Daun sukun memiliki beberapa kandungan kimia yang dapat digunakan sebagai obat seperti : saponin, polifenol, asam hidrosianat, asetil kolin, tannin, riboflavin, dan senyawa fenol.

Sebagai obat tradisional sukun dapat dipakai dengan cara sebagai berikut :

  • Direbus untuk diminum
  • Dikeringkan dan dibuat serbuk untuk pemakaian luar
  • Dikeringkan dan direbus

Manfaat dan khasiat daun sukun :

Antidiabetes, antiinflamasi, jantung koroner, diabetes, asma, antikanker, antihipertensi.

Efek farmakologi daun sukun :

  • Kandungan atilisin H, I dan J yang terdapat pada ekstrak daun memiliki aktivitas penghambat alpha glucosidase sehingga mengurangi pengaruh karbohidrat dalam gula darah
  • Kandungan flavonoid dalam daun memiliki aktivitas antiinflamasi
  • Zat aktif geranyl di hydrochalcone mampu melawan sel kanker
  • Memiliki aktivitas hipotensif – penurun tekanan darah

Penelitian yang telah dilakukan terhadap khasiat dan manfaat daun sukun:

  • Wanda Abrianto dkk ( program kedokteran hewan – Universitas Brawijaya ) melakukan studi terapi ekstrak air daun sukun ( Artocarpus altilis) terhadap kadar Malondyaldehide (MDA)dan gambaran hispatologi jejunum pada tikus putih ( Rattus norvegicus ) hiperkolesterolemia, dan hasilnya ekstrak air daun sukun dapat menurunkan kadar MDA dan memperbaiki gambaran histopatologi tunika mukosa jejunum tikus hiperkolesterolemia
  • Berdasarkan penelitianJelantik Darma Putra, Fakultas Kedokteran – U dayana, bahwa ekstrak kering daun sukun dalam rentan waktu tujuh hari dapat menurunkan kadar glukosa darah tikus putih diabetes mellitus yang diinduksi aloksan

Sumber : https://www.borobudurherbal.com/artikel-kesehatan/kandungan-daun-sukun-dapat-dimanfaatkan-sebagai-obat/

Pustaka

  • Abriyanto, Wanda dkk, Studi Terapi Ekstrak Air Daun Sukun ( Artcarpus altilis) Terhadap Kadar malondyaldehide (MDA)dan Gambaran Histopatologi Jejunum Pada TikusPutih (Rattus norvegicus) hiperkolesterolemia, Program Kedokteran Hewan – Universitas Brawijaya, Malang
  • Anonim. 100 Plus Herbal Indonesia ( Bukti Ilmiah & Racikan). Trubus info kit vol 11, hal 588-593
  • Dharma, Jelantik dkk. Pengaruh Pemberian Ekstrak Kering Daun Sukun ( Artocarpus altilis) terhadap Kadar Glukosa Darah pada tikus Putih Diabetes Melitus Fakultas Kedokteran Udayana -Bali.